- imajinasi tentangmu -
Setiap
hari waktuku terbuang hanya untuk mencari di mana titik keberadaanmu, terkadang
aku dapat menemukanmu, terkadang juga tidak. Kalau misalnya nanti waktu
mengijinkan aku untuk bisa "sejenak" bersamamu maka aku akan lebih memilih untuk
menolaknya. Sejenak apakah kau mengerti akan kata itu?. Hei, sejenak itu hanya
sementara bukan selamanya, aku lebih memilih tidak mengenalmu semakin dalam
daripada nantinya aku harus terpisah menjauh darimu, entah itu dengan alasan
yang masuk logika ataupun tidak.Terkadang di dalam sepi kecilku aku
membayangkan bagaimana kalau aku dan kamu bersama, rasanya tidak bisa
terdefinisikan dengan kata, ekspresi, emosi atau apa pun itu. Kau? Iya kamu,
aku pernah berharap lebih akan kamu, bahkan lebihnya sangat-sangat banyak sampai-sampai
aku sendiri saja takut untuk menanti jawaban dari harapan itu. Aku tidak bisa
menjanjikan sesuatu untukmu, apalagi berjanji untuk menunggumu, mencintaimu
atau apapun yang biasa orang ikraran untuk orang yang dicintainya, aku tidak
bisa menjamin akan selalu bersikap baik terhadapmu, aku juga tidak berjanji untuk
berusaha mempertahankan sikapku terhadapmu, maaf aku tidak bisa menjanjikan
hal-hal baik untukmu, ada banyak hal yang menjadi alasanku ketika aku tidak
bisa menjanjikan sesuatu kepadamu. Tahukah kamu bagaiamana rasanya membuat
sebuah janji untuk orang yang masih sangat abu-abu dihidupmu? Itu sama saja
kamu ingin menggenggam air tetapi hasilnya nihil. Ada banyak hal yang semakin
memperkuat keyakinanku untuk memastikan diriku sendiri bahwa masih ada banyak
hal yang nantinya akan tercapai, entah itu untuk tujuan kau dan aku yang
nantinya mungkin bisa bersama atau tidak. Warna tidak selamanya
abu-abu, nanti akan berubah menjadi hitam walaupun membutuhkan waktu entah itu
lamban atau cepat. Nanti kalau waktu belum mengizinkanku untuk bersamamu,
ketahuilah pada saat itu mungkin nantinya persaanku padamu perlahan akan
memudar. Secapatnya aku ingin tahu bagaimana perasaanmu terhadapku, entah itu
nantinya respon yang baik atau tidak, itu sama sekali tadak akan mengubah
perasaanku terhadapmu, atau bahkan menguranginya. Kamu bisa diibaratkan dengan
banyak hal, kamu itu masih sama seperti arus, masih belum menentu arahnya.
Terkadang kamu berhenti, terkadang pula kamu pergi melangkah sangat jauh. Kalau
aku diberi suatu kesempatan untuk menanggapi dan memberi pendapat pribadiku antara
perbandingan kamu dengan arus laut, maka hal yang ingin aku ucapkan adalah aku
ingin masuk ke dalam inti bumi lalu menghentikan semua sumber getaran yang
membuat air di laut bergelombang yang menyebabkan terbentuknya sebuah arus. Ada
banyak kapal yang tidak bisa berlayar dengan baik akibat arus yang kau
timbulkan, seperti itu pun untuk orang yang mungkin pernah hampir singgah
di hidupmu, mereka terkadang tidak bisa dengan baik berkomunikasi denganmu atau
mungkin ada sangat banyak hal yang membuat mereka tidak nyaman bersamamu.
Ketahuilah sederas apaun arus yang kau timbulkan itu juga tidak akan menjadi
suatu hal yang akan mangubah persaanku
tehadapmu. Berfikir untuk memilikimu membuatku seakan menjadi orang yang sangat
bodoh, banyak janji yang ingin ku ikrarkan tentangmu tetapi, pernah kah kau
berfikir untuk apa membuat suatu janji untuk orang yang bahkan mungkin tidak
akan pernah mempercayainya, tapi satu hal yang membedakanku dengan wanita lain
adalah, aku tidak pernah menangisimu, apalagi mencoba untuk merebutmu darinya,
terkadang peryataan-pernyataan seperti itu berkelabut di dalam pikiranku
sehingga biasanya menimbulkan banyak imajinasi yang indah tentangmu.
Aerla Findy Matasak
Still Love You AFM17
Tidak ada komentar:
Posting Komentar