Sabtu, 13 Desember 2014

Mengagumimu di dalam diam-



Haruskah aku mengagumimu di dalam diam? Haruskah aku menyukaimu di dalam kesedirian?. Tidak bisa kah takdir dan waktu memberiku jawaban?, secepatnya untuk memberiku respon dan jawaban yang baik, jangan membuatku terlalu lama hidup di dalam warna yang buram yang tak tahu kapan kejelasannya akan tiba. Hari ini menjadi good day bagiku, untuk pertama kalinya aku bisa mengamatimu dari jarak yang begitu dekat, aku bisa mengambil gambar bersamamu, berdiri tepat di sampingmu bahkan lengan bajuku dan lengan bajumu bersentuhan tanpa kau atau pun aku menyadarinya. Wi, kau tahu aku sangat bahagia untuk waktu sesaat aku bisa berada di sampingmu walaupun berada pada ikatan suka antar satu pihak, aku bahagia bisa mengukir gambar dirimu dan diriku pada sebuah lensa kamera dan ku jadikan sebagai background di setiap aplikasi gambar laptopku. Tanpa ku sadari entah itu hanya untuk hatiku yang merasakannya atau bukan aku kembali mengamatimu dan sepertinya untuk sesaat ada jawaban untuk penantianku selama ini walaupun itu masih dalam ukuran nilai 0.1% whatever lah itu tidak jadi masalah setidaknya itu bisa menjadi sebuah harapan yang besar nantinya, di mana itu akan berubah menjadi 100%. Ketahuilah untuk waktu yang lama aku akan mencoba untuk selalu menunggumu walaupun tersirat di dalam benakku kau tidak akan kunjung datang menemuiku. Aku mencintaimu, akankah kata-kata itu akan bertahan, akankah aku akan mengulanginya untuk kesekian kalinya, mencoba bertahan di dalam perasaan seperti ini membuatku seakan merasa menjadi wanita yang paling bodoh, namun kau tahu cintaku kepadamu yang membautku seperti ini, mengabaikan diriku terlihat seperti orang bodoh. Harapanku untuk segera menamatkan diri dari tempat ini agar aku bisa setidaknya lebih mudah untuk melupakanmu walaupun ku tahu itu mungkin malah akan semakin menyulitkanku, banyak hal yang ingin aku lupakan dari tempat ini,terutama melupakan bahwa aku pernah menyukaimu, melupakan bahwa aku pernah menjadi orang yang sangat bodoh pernah menyukaimu, mengambil segala resiko untuk setidaknya berangan-angan memilikimu untukku sendiri tanpa harus merasa terganggu dengan kehadiran orang lain. Tapi sekeras apapun aku melupakan kenangan tentang dirimu, pasti nanti entah itu kapan saat aku kembali melihatmu memoriku seakan kembali memutar segala kenangan tentang dirimu, karena kenangan itu tidak pernah benar-benar hilang dari ingatanmu, dia hanya bersembunyi dan akan muncul dengan sendirinya ketika kau melihat atau merindukan orang itu lagi. Haruskah takdir tidak mengijinkan kau dan aku mengikat suatu hubungan yang baik, haruskah selalu takdir mengatur suatu tatanan kehidupan bahwa hanya aku yang harus menyukaimu tanpa kau membalasnya, aku ingin suatu saat nanti entah itu saya masih berada di sini bersamamu atau tidak setidaknya sempatkanlah hatimu untuk melihatku, untuk setidaknya memiliki perasaan yang sama terhadapku, aku tidak menuntut banyak, hanya cobalah untuk sedikit lebih mengangapku ada dan cobalah untuk sedikit respect terhadapku. Wi aku sangat mencintaimu untuk saat ini dan untuk waktu yang tak terarah aku akan selalu mencintamu, walaupun kejenuhan membuat caraku mencintaimu tidak seperti dulu, setidaknya saat itu aku masih mencintaimu …

Aerla Findy Matasak
AFM17
12:22 AM
#good day with “Wi”

Rabu, 10 Desember 2014

seseorang bernama "Wi"

Wi, itu dia inisial namanya, orangnya tidak terlalu keren, tapi ada something yang membuat dia menjadi orang pilihan hatiku, setiap waktu saat mataku tidak sengaja menangkap sosok dirinya, waktu seakan menghentikanku sejenak untuk mengamati setiap hal yang ada didirinya, setiap hal yang dia lakukan, terkadang aku ingin mengamatinya lebih jauh namun waktu tidak mengijinkanku. Emosi di dalam diriku seakan bekerja saat pikiranku mengolah tentang dirinya, emosi yang tidak terarah, ada berbagai perasaan asing yang muncul di dalam batinku, everytime aku selalu memerhatikannya, selalu mencari dimana dia sekarang, sedang apa, apa yang dilakukan walaupun terkadang aku tidak mendaptkan jawaban. Perhatikan sepertinya sekarang dia sudah mulai melihatku, takut berharap itu sangat mendominasi hati dan pikiranku saat ini, aku takut nanti kalau aku tidak bisa bersamanya, takut nanti dia tidak melihatku lagi, aku sempat berpikir akankah aku melanjutkan rasa sukaku terhadapnya atau menghentikannya saat ini sebelum rasa sakit hati menjalariku. Aku terlalu cepat untuk berhenti berharap padanya, aku terlalu cepat berhenti untuk menyukainya, sebelum ada jawaban yang masuk ke dalam hidupku, aku terlalu takut jawabnnya nantinya tidak sesuai dengan harapanku, aku takut nantinya aku melihat dia bersamaorang lain yang bukan aku. Ada banyak kenangan buruk yang aku lihat dari dirinya, aku ingin menghapus kenangan itu dari hidupnya, namun aku sempat berpikir, "aku siapa? dan dia siapa?" tidak ada ikatan yang pasti yang mengikat aku dan dirinya, takdir mungkin tidak mengukir namaku dan namanya dalam suatu pertemuan yang memunculkan hubungan yang pasti. sampai akhirnya nanti ketika aku tidak lagi berada bersamamu dalam satu lingkup yang dekat seperti saat ini ketahuilah aku selalu menyukaimu sama seperti caraku yang dulu, walaupun aku tidak bisa menjanjikanmu bahwa aku akan selalu menunggumu ditempatku berada saat ini. Apa jadinya nanti kalau hari-hariku sudah tidak bisa melihat dirimu secara nyata, akankah aku merasa sedih, merasa kehilanganmu? rasanya "ya", aku pasti akan merasa sangat asing dengan orang lain yang akan bermunculan di hidupku, aku pasti akan sangat merindukanmu. Ada banyak harapan yang berkecamuk di dalam pikiranku, harapan bisa bertemu di lingkup yang lain suatu saat nanti, dan berharap di situ aku benar-benar memilkimu secara nyata, berharap bisa memilikimu seutuhnya tanpa harus berbagi dengan orang lain, tanpa harus merasa terganggu dengan kehadiran orang lain, atau merasa takut kehilanganmu. Kau, iya kau Wi, bisakah kau untuk sejenak saja singgah kedalam cerita percintaanku, untuk meninggalkan secercah kenangan yang mungkin bisa menjadi kenangan terbaik atu kenagan terburukku, biarkan nantinya kisahmu dan kisahkuu ku kunci rapat di dalam memori pribadiku dan menjadi koleksi terindahku. Aku berharap suatu saat nanti bukan lagi aku yang datang menemuimu tetapi justru kau yang datang menemuiku dan datang untuk memelukku, aku tidak membutuhkan waktu yang lama untuk berada di dalam pelukkanmu, aku hanya membutuhkan sedikir waktu agar aku bisa merasakan sedikit kebahagiaan, bahwa betapa nyamannya berada di dalam pelukanmu. Begitu banyak hal yang bisa diceritakan dari dirimu, namun aku seakan tidak bisa menceritakan semuanya, tidak inigin membiarkan orang lain mengetahuinya, karena itu aku menganggapnya sebagai milik pribadiku.


Aerla Findy M.

Barana' 11 Desember 2014

15:18

Everything about you -

Lirik Lagu Chen EXO " Best Luck" [rom+indo translate]

Lirik Lagu Chen EXO " Best Luck" [rom+indo translate]


Romanization :

amuraedo nan niga joha
amureon maldo eobsi utdeon 
nareul anajwo babe

oneureul gidaryeotjyo geudae 
dalkomhan nareul bwayo geudae
ye~ jikyeojulgeyo babe

maeil maeil kkumeul kkujyo
geudae soneul japgo naraga 
yeongwonhi eonje kkajina

bogo sipeun naui sarang
unmyeong ijyo pihalsudo eobtjyo
every day I'm so lucky sumgyeowatdeon
nae mameul gobaek hallae 
neoreul saranghae ~

tteollideon nae ipsuldo geudae 
seolledeon i maeumdo geudae
nae sarangijyo babe

ireonge sarang ingeol aljyo
geudaega isseo haengbok hajyo
~ ye~ sarangiyeyo ~ babe

maeil maeil kkumeul kkujyo
geudae soneul japgo naraga 
yeongwonhi eonje kkajina

bogo sipeun naui sarang
unmyeongijyo pihalsudo eobtjyo
every day I.m so lucky sumgyeowatdeon
nae mameul gobaek hallae 
neoreul saranghae ~

naui modureul geolmankeum neol 
saranghago akkyeojundago 
geudae yaksokhalgeyo ~ wo ~

sigan jina modu byeonhaedo
i sesangi kkeutnanda haedo 
naui saranga ~ a ~

geudae naege haengunijyo 
pihalsudo eobtjyo
every day I.m so lucky sumgyeowatdeon
nae mameul gobaek hallae 
neoreul saranghae ~

Indonesia Translate:

Bagaimanapun, aku benar-benar menyukaimu
Kau memelukku ketika aku diam-diam tersenyum, sayang

Aku menunggu untuk hari ini, 
karena kau sungguh manis
Lihat aku, aku akan melindungimu, sayang

Aku bermimpi setiap hari
Memegang tanganmu dan terbang selamanya, hingga terlalu sering

Kekasihku, aku merindukanmu
Ini takdir, kau tidak dapat menghindarinya
Setiap hari aku begitu beruntung
Aku ingin mengakui di dalam hatiku yang tersembunyi, 
aku mencintaimu

Bibirku gemetar, hatimu beterbangan
Kau adalah cintaku, sayang

Aku tahu bahwa ini adalah cinta
Aku senang karenamu
Ini adalah cinta, sayang

Aku bermimpi setiap hari
Memegang tanganmu dan terbang selamanya, hingga terlalu sering

Kekasihku, aku merindukanmu
Ini takdir, kau tidak dapat menghindarinya
Setiap hari aku begitu beruntung
Aku ingin mengakui di dalam hatiku yang tersembunyi, 
aku mencintaimu

Aku sangat mencintaimu sampai aku bisa mempertaruhkan segalanya
Aku berjanji bahwa aku akan selalu peduli untukmu

Bahkan jika melewati waktu dan semuanya berubah
Bahkan jika dunia berakhir, cintaku

Kau keberuntunganku, 
aku tak dapat menghindarinya
Setiap hari aku begitu beruntung
Aku ingin mengakui di dalam hatiku yang tersembunyi, 
aku mencintaimu

-susah untuk diabaikan-



                  Melihat keluar bukan ke dalam, penggalan kata-kata itu bisa mewakili kondisi saya saat ini, jangan terus melihat ke dalam dan cobalah untuk beranikan diri melihat keluar, jangan karena kamu berpikiran bahwa diluar sana ada banyak kesedihan yang menantimu, kamu takut untuk sejenak melihat keluar. Orang itu banyak melukiskan hal-hal indah di dalam hidup saya, walaupun saya tidak memilikinya, tanpa memilikinya saja sudah bisa melukiskan hal indah apalagi kalau saya bisa memilkinya pasti akan ada banyak hal yang bisa dia tinggalkan dalam hidup saya. Terkadang rasa untuk memilikinya bermunculan di dalam pemikiran sepi saya yang merindukan seseorang untuk menemaniku. Tidakkah takdir mau untuk berpihak kepadaku, untuk sejenak menempatkan dia berada di sisiku, kalau cinta bisa membahagiakan orang tetapi kanapa tidak dengan saya, cinta malah membuatku jatuh kedalam lubang kesedihan. Kenapa aku harus mencintaimu di saat yang sama kamu malah mencintai orang lain, kenapa cinta harus membuatku menyukaimu disaat yang sama kamu menyukai orang lain, bisakah untuk sejenak kamu menyempatkan diri untuk melihatku, andaikan waktu dan takdir bisa di paksa maka aku akan memaksa mereka untuk membuatmu bisa berada di sampingku, bukan untuk waktu yang sebentar tapi untuk waktu yang sangat lama kalau memang diperlukan. Tahu kah kau? Tidak banyak waktu untuk menunggumu, banyak penulis mengatakan cinta itu rela untuk menunggu, cinta itu setia menanti. Bagiku cinta itu tidak punya banyak waktu untuk menunggu, cinta itu harus selalu mencari, sampai di menemukan sesuatu yang dia cari barulah di situ nantinya dia akan menetap untuk tinggal dalam waktu yang sangat lama. Haruskah selalu aku yang mencarimu, haruskah selalu aku yang pergi menemuimu? Pernah kah ada muncul di dalam pikiranmu sedikit saja untuk tergerak dengan sendirinya datang menemuiku?, kau tahu setiap harinya aku selalu mengikuti apapun yang kau lakukan, tidak bisa kah kau dating kepadaku dengan alasan itu? Setiap apupun yang kau lakukan selalu ku abadikan di dalam memoriku, dan biarlah itu menjadi koleksi pribadiku, yang mungkin tak ada satu orang pun yang tahu.

 

Aerla Findy Matasak

AFM17

09:47 PM

RAbu 12 Desember 2014

# I Know Everything about you

 

Senin, 17 November 2014

“Tidak pernah memaksamu”



Melihatmu untuk kesekian kalinya, membuat memoriku beranjak dari persembunyiannya. Terkadang perasaan yang telah lama berdiam, kembali seperti sedia kala saat pertama kali perasaanku terhadapmu muncul, saat perasaan itu berlomba-lomba untuk memiliki dirimu. Perasaanku terhadapmu tidak pernah benar-benar hilang, perasaan itu hanya bersembunyi di relung hatiku dan seakan-akan muncul saat sesuatu yang menerka retina mataku, lalu terpantul mengenai otak kecilku, mengolahnya, dan tersalurkan ke dalam hatiku yang berfungsi untuk merasakan emosi dan berbagai macam perasaan. Aku sering berfikir akankah nantinya perasaanku benar-benar terhapus terhadapmu, akankah melihatmu tidak berefek lagi? Kau tahu saat ada banyak pemikiran bermunculan didalam otakku menawarkan berbagai cara bagaimana untuk melupakanmu, aku lebih menolak walaupun rasa sakit berkecamuk di dalam batinku. Saya tidak memintamu untuk mencintaiku, untuk tinggal di dalam hidupku, untuk waktu yang cukup lama, tidak seperti itu, aku hanya memintamu untuk sejenak singgah di hidupku, tidak memintamu sepenuhnya memiliki perasaan terhadapku, tidak sepenuhnya memintamu memfokuskan pikiran dan hatimu terhadapku. haruskah aku menyalakan waktu yang tidak pernah mengijinkanmu untuk sejenak bersamanku, orang bilang bukan cinta yang salah tapi waktu, setujuh kah kau dengan pernyataan itu? Waktu itu tidak pernah salah, yang salah itu kau, dia dan saya, salah ketika kau mencintai dia, dia mencintai saya, dan saya mencintaimu, sadarkah kamu itu terdengar sangat lucu bahkan sangat lucu, sampai-sampai tersenyum mendengar kata-kata itu pun aku sudah tidak bisa. Manusiawi memang kalau kau menginginkan sesuatu dan berharap bisa memilikinya, begitu pun dengan aku, saat ada peluang untuk berada dan berdiri di sampingmu, aku akan mengambil kesempatan itu dan mencoba berbagai cara untuk mendapatkamu seutuhnya walaupun untuk waktu yang tidak menentu. Nanti apa jadinya kalau memang waktu dan takdir tidak pernah mengijinkan aku dan  kau bersama, sementara perasaanku terhadapmu masih sama, akankah aku memarahi waktu dan yakdir yang terlalu egois kepadaku? Dia beruntung pernah memilikimu, aku juga ingin akan hal itu, tapi bagaimana caranya apa kau tahu, jangankan memilikimu, membuatmu tersenyum padaku saja sangat sulit.

Aerla Findy Matasak
AFM17
18 November 2014
09:42
“It’s okay That’s Love”