seseorang bernama "Wi"
Wi, itu dia inisial namanya, orangnya tidak terlalu keren, tapi ada something yang membuat dia menjadi orang pilihan hatiku, setiap waktu saat mataku tidak sengaja menangkap sosok dirinya, waktu seakan menghentikanku sejenak untuk mengamati setiap hal yang ada didirinya, setiap hal yang dia lakukan, terkadang aku ingin mengamatinya lebih jauh namun waktu tidak mengijinkanku. Emosi di dalam diriku seakan bekerja saat pikiranku mengolah tentang dirinya, emosi yang tidak terarah, ada berbagai perasaan asing yang muncul di dalam batinku, everytime aku selalu memerhatikannya, selalu mencari dimana dia sekarang, sedang apa, apa yang dilakukan walaupun terkadang aku tidak mendaptkan jawaban. Perhatikan sepertinya sekarang dia sudah mulai melihatku, takut berharap itu sangat mendominasi hati dan pikiranku saat ini, aku takut nanti kalau aku tidak bisa bersamanya, takut nanti dia tidak melihatku lagi, aku sempat berpikir akankah aku melanjutkan rasa sukaku terhadapnya atau menghentikannya saat ini sebelum rasa sakit hati menjalariku. Aku terlalu cepat untuk berhenti berharap padanya, aku terlalu cepat berhenti untuk menyukainya, sebelum ada jawaban yang masuk ke dalam hidupku, aku terlalu takut jawabnnya nantinya tidak sesuai dengan harapanku, aku takut nantinya aku melihat dia bersamaorang lain yang bukan aku. Ada banyak kenangan buruk yang aku lihat dari dirinya, aku ingin menghapus kenangan itu dari hidupnya, namun aku sempat berpikir, "aku siapa? dan dia siapa?" tidak ada ikatan yang pasti yang mengikat aku dan dirinya, takdir mungkin tidak mengukir namaku dan namanya dalam suatu pertemuan yang memunculkan hubungan yang pasti. sampai akhirnya nanti ketika aku tidak lagi berada bersamamu dalam satu lingkup yang dekat seperti saat ini ketahuilah aku selalu menyukaimu sama seperti caraku yang dulu, walaupun aku tidak bisa menjanjikanmu bahwa aku akan selalu menunggumu ditempatku berada saat ini. Apa jadinya nanti kalau hari-hariku sudah tidak bisa melihat dirimu secara nyata, akankah aku merasa sedih, merasa kehilanganmu? rasanya "ya", aku pasti akan merasa sangat asing dengan orang lain yang akan bermunculan di hidupku, aku pasti akan sangat merindukanmu. Ada banyak harapan yang berkecamuk di dalam pikiranku, harapan bisa bertemu di lingkup yang lain suatu saat nanti, dan berharap di situ aku benar-benar memilkimu secara nyata, berharap bisa memilikimu seutuhnya tanpa harus berbagi dengan orang lain, tanpa harus merasa terganggu dengan kehadiran orang lain, atau merasa takut kehilanganmu. Kau, iya kau Wi, bisakah kau untuk sejenak saja singgah kedalam cerita percintaanku, untuk meninggalkan secercah kenangan yang mungkin bisa menjadi kenangan terbaik atu kenagan terburukku, biarkan nantinya kisahmu dan kisahkuu ku kunci rapat di dalam memori pribadiku dan menjadi koleksi terindahku. Aku berharap suatu saat nanti bukan lagi aku yang datang menemuimu tetapi justru kau yang datang menemuiku dan datang untuk memelukku, aku tidak membutuhkan waktu yang lama untuk berada di dalam pelukkanmu, aku hanya membutuhkan sedikir waktu agar aku bisa merasakan sedikit kebahagiaan, bahwa betapa nyamannya berada di dalam pelukanmu. Begitu banyak hal yang bisa diceritakan dari dirimu, namun aku seakan tidak bisa menceritakan semuanya, tidak inigin membiarkan orang lain mengetahuinya, karena itu aku menganggapnya sebagai milik pribadiku.
Aerla Findy M.
Barana' 11 Desember 2014
15:18
Everything about you -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar