Haruskah aku mengagumimu di dalam diam? Haruskah aku
menyukaimu di dalam kesedirian?. Tidak bisa kah takdir dan waktu memberiku
jawaban?, secepatnya untuk memberiku respon dan jawaban yang baik, jangan
membuatku terlalu lama hidup di dalam warna yang buram yang tak tahu kapan
kejelasannya akan tiba. Hari ini menjadi good day bagiku, untuk pertama kalinya
aku bisa mengamatimu dari jarak yang begitu dekat, aku bisa mengambil gambar
bersamamu, berdiri tepat di sampingmu bahkan lengan bajuku dan lengan bajumu
bersentuhan tanpa kau atau pun aku menyadarinya. Wi, kau tahu aku sangat
bahagia untuk waktu sesaat aku bisa berada di sampingmu walaupun berada pada
ikatan suka antar satu pihak, aku bahagia bisa mengukir gambar dirimu dan
diriku pada sebuah lensa kamera dan ku jadikan sebagai background di setiap
aplikasi gambar laptopku. Tanpa ku sadari entah itu hanya untuk hatiku yang
merasakannya atau bukan aku kembali mengamatimu dan sepertinya untuk sesaat ada
jawaban untuk penantianku selama ini walaupun itu masih dalam ukuran nilai 0.1%
whatever lah itu tidak jadi masalah setidaknya itu bisa menjadi sebuah harapan
yang besar nantinya, di mana itu akan berubah menjadi 100%. Ketahuilah untuk
waktu yang lama aku akan mencoba untuk selalu menunggumu walaupun tersirat di
dalam benakku kau tidak akan kunjung datang menemuiku. Aku mencintaimu, akankah
kata-kata itu akan bertahan, akankah aku akan mengulanginya untuk kesekian
kalinya, mencoba bertahan di dalam perasaan seperti ini membuatku seakan merasa
menjadi wanita yang paling bodoh, namun kau tahu cintaku kepadamu yang
membautku seperti ini, mengabaikan diriku terlihat seperti orang bodoh.
Harapanku untuk segera menamatkan diri dari tempat ini agar aku bisa setidaknya
lebih mudah untuk melupakanmu walaupun ku tahu itu mungkin malah akan semakin
menyulitkanku, banyak hal yang ingin aku lupakan dari tempat ini,terutama
melupakan bahwa aku pernah menyukaimu, melupakan bahwa aku pernah menjadi orang
yang sangat bodoh pernah menyukaimu, mengambil segala resiko untuk setidaknya
berangan-angan memilikimu untukku sendiri tanpa harus merasa terganggu dengan
kehadiran orang lain. Tapi sekeras apapun aku melupakan kenangan tentang
dirimu, pasti nanti entah itu kapan saat aku kembali melihatmu memoriku seakan
kembali memutar segala kenangan tentang dirimu, karena kenangan itu tidak
pernah benar-benar hilang dari ingatanmu, dia hanya bersembunyi dan akan muncul
dengan sendirinya ketika kau melihat atau merindukan orang itu lagi. Haruskah
takdir tidak mengijinkan kau dan aku mengikat suatu hubungan yang baik,
haruskah selalu takdir mengatur suatu tatanan kehidupan bahwa hanya aku yang
harus menyukaimu tanpa kau membalasnya, aku ingin suatu saat nanti entah itu
saya masih berada di sini bersamamu atau tidak setidaknya sempatkanlah hatimu
untuk melihatku, untuk setidaknya memiliki perasaan yang sama terhadapku, aku
tidak menuntut banyak, hanya cobalah untuk sedikit lebih mengangapku ada dan
cobalah untuk sedikit respect terhadapku. Wi aku sangat mencintaimu untuk saat
ini dan untuk waktu yang tak terarah aku akan selalu mencintamu, walaupun kejenuhan
membuat caraku mencintaimu tidak seperti dulu, setidaknya saat itu aku masih
mencintaimu …
Aerla Findy Matasak
AFM17
12:22 AM
#good day with “Wi”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar